Sembilan Hari Usai Pembunuhan di Tragah, Keluarga Korban Desak Polisi Tangkap Pelaku
BeritaHarianJatim.com, BANGKALAN – Rumah duka di Desa Soket Laok, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, masih diselimuti kesedihan. Sembilan hari telah berlalu sejak peristiwa berdarah itu terjadi, namun pelaku pembunuhan orang tua mereka belum juga diringkus. Kekecewaan pun mulai memuncak. Keluarga korban menuntut kepastian hukum dari aparat kepolisian setempat.
Kuasa Hukum Keluarga Korban, Moh Rofi’i, mengatakan kliennya berencana mendatangi Polres Bangkalan. Mereka ingin meminta penjelasan dan mendorong percepatan pengungkapan perkara. “Kami meminta Polres Bangkalan bekerja secara profesional dan mengusut tuntas kasus ini. Sudah sembilan hari sejak kejadian, tetapi pelaku yang membunuh orang tua klien kami belum juga tertangkap. Sampai sekarang kami juga belum mendapatkan kejelasan terkait perkembangan kasusnya,” ujarnya, Sabtu (13/6/2026).
Menurut Rofi’i, lambatnya pengungkapan kasus dapat mencederai rasa keadilan. Selain itu, situasi ini menimbulkan keresahan di masyarakat. “Harapan keluarga sederhana, pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Jangan sampai kasus ini berlarut larut sehingga menimbulkan spekulasi di masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, memastikan penyelidikan masih terus berlangsung. Polisi telah melakukan berbagai langkah dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak. Agung mengakui bahwa identitas pelaku sudah diketahui dan keberadaannya sudah terdeteksi. Namun penangkapan belum bisa dilakukan karena masih menunggu waktu yang tepat.
“Kami sudah mendeteksi pelakunya. Tinggal menyesuaikan waktu dan langkah penangkapan. Detailnya belum bisa kami sampaikan karena dapat mengganggu proses penyelidikan,” jelas Agung. Ia meminta keluarga korban dan masyarakat untuk bersabar dan memberi ruang bagi penyidik untuk bekerja. “Fokus utama kami saat ini adalah menangkap pelakunya. Mohon bersabar karena proses penyelidikan masih berjalan,” pungkasnya.
Pembunuhan itu terjadi pada Rabu (3/6/2026) malam. Korban ditemukan tewas dengan luka senjata tajam. Peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga. Polisi masih memburu pelaku yang diduga melarikan diri usai beraksi. (*)
