Tiga Kendaraan Jadi Korban Pelemparan Batu di Lumajang, Termasuk Ambulans dan Truk
BeritaHarianJatim.com, LUMAJANG – Jalan raya di Kabupaten Lumajang mulai tidak aman. Aksi teror pelemparan batu oleh orang tak dikenal (OTK) menyasar sejumlah kendaraan pada Rabu (6/5/2026) malam. Sedikitnya tiga mobil menjadi korban dalam kejadian yang berlangsung di tiga lokasi berbeda.
Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengungkapkan bahwa kendaraan yang terkena lemparan batu meliputi mobil ambulan, mobil pribadi, dan truk. Lokasi kejadian tersebar di tiga kecamatan. “Ini mobil ambulan lokasi dilemparnya di Kecamatan Tempeh, mobil pribadi di Kecamatan Sumbersuko, dan truk di Kecamatan Jatiroto,” kata Suprapto di Mapolres Lumajang, Kamis (7/5/2026).
Dua kejadian pertama, yakni pada ambulan dan mobil pribadi, diduga dipicu oleh ulah pengendara yang mencoba mendahului kendaraan lain di depannya. “Jadi, dari arah berlawanan ada pengendara sepeda motor yang langsung melempar batu ke mobil ini sampai kacanya pecah,” ucap Suprapto. Beruntung tidak ada korban luka serius. Hanya ada satu orang yang terkena serpihan kaca pecah. Ambulan saat itu sedang tidak membawa pasien karena baru selesai mengantar.
Sementara itu, untuk kasus pelemparan truk di Jatiroto, polisi menduga ada unsur premanisme. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa pelaku sempat meminta uang kepada pengemudi. Karena tidak diberi, truk pun dilempari batu. Namun Suprapto belum bisa memastikan kebenaran kabar tersebut karena korban tidak melapor. “Memang ada informasi yang beredar menyebutkan ada orang sempat meminta uang ke pengendara, karena tidak dikasih akhirnya dilempari batu. Tapi kami belum bisa pastikan kebenarannya karena yang bersangkutan tidak melapor,” katanya.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki aksi teror ini dengan mengumpulkan rekaman CCTV dan keterangan saksi. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang menjadi korban untuk segera melapor agar pelaku dapat ditindak tegas. (*)
