Peternak Madiun Ketiban Rezeki, Sapi Presiden dan Bupati Dipesan dari Kandangnya
BeritaHarianJatim.com, MADIUN – Hadha Waris Saputra (24), seorang peternak asal Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, tak pernah menyangka akan mendapat kehormatan seperti ini. Menjelang Iduladha, peternak mudanya mendapat pesanan sapi kurban dari dua petinggi negara. Presiden RI Prabowo Subianto dan Bupati Madiun Hari Wuryanto memilih langsung hewan ternaknya. Proses seleksi berlangsung ketat, melibatkan tim dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian setempat.
Sapi yang dipesan Presiden Prabowo diberi nama Bruno. Jenisnya Simmental. Bobotnya luar biasa, mencapai 1,1 ton. Dengan harga Rp115 juta, Bruno rencananya akan disembelih di wilayah Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun sebagai hewan kurban presiden. Sementara sapi untuk Bupati Madiun juga berasal dari kandang yang sama.
Bagaimana proses pemilihan sapi ini? Hadha menuturkan bahwa tim dari dinas melakukan survei langsung ke kandang-kandang. Mereka memeriksa kesehatan, postur tubuh, hingga kelayakan hewan untuk kurban. “Kalau pembeliannya kemarin ada tim dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten yang survei ternak. Dicek kesehatannya, terus postur tubuhnya juga,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).
Yang menarik, Bruno tidak langsung gemuk sejak awal. Peternak membelinya dari peternak lain saat bobotnya masih 800 kilogram. Selama setahun penuh, Hadha merawatnya dengan penuh kesabaran. Porsi pakan sengaja dilebihkan dari sapi lain agar beratnya bertambah signifikan. Hasilnya kini Bruno mencapai 1,1 ton. “Perawatannya sebenarnya hampir sama seperti sapi lainnya, cuma untuk pakan porsinya lebih dilebihkan,” kata Hadha.
Kepercayaan dari presiden dan bupati menjadi kebanggaan bagi peternak lokal Madiun. Hadha berharap ke depan semakin banyak pejabat yang memanfaatkan sapi-sapi unggul dari peternakan desa. Dengan begitu, semangat peternak muda seperti dirinya terus terpacu. (*)
