Buronan Begal Ojol di Gresik Terendus di Semampir Surabaya, Pelaku Tak Berkutik Saat Diringkus

BeritaHarianJatim.com, GRESIK – Hanya berselang beberapa hari setelah aksi pembegalan terhadap seorang driver ojek online di Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Gresik, pelaku berhasil dibekuk polisi. Penangkapan terjadi di wilayah Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, tempat pelaku bersembunyi dari kejaran aparat.

Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman, mengonfirmasi bahwa tersangka bernama Rohan (33) diamankan tanpa perlawanan. Rohan diketahui berasal dari Desa Banjartabulu, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura. Kesehariannya ia bekerja sebagai kuli bangunan dan tinggal di kawasan Kenjeran, Surabaya. “Pelaku sudah kami amankan di wilayah Semampir, Kota Surabaya,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026).

Aksi pembegalan yang membuat resah para driver ojol di Gresik dan Surabaya itu terjadi saat pelaku berpura-pura menjadi penumpang. Rohan memesan ojek online, lalu ketika sampai di lokasi yang sepi, ia memukul korban menggunakan pipa besi. Setelah korban tak berdaya, pelaku langsung membawa kabur sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi L 6338 CAF milik korban.

“Pelaku memesan ojol, lalu saat di lokasi sepi korban dipukul menggunakan pipa besi sebelum motornya dibawa kabur,” ungkap AKP Arif Rahman. Akibat serangan mendadak itu, korban mengalami luka-luka dan trauma berat. Beruntung, warga sekitar segera menolong sehingga nyawa korban terselamatkan.

Unit Reskrim Polsek Menganti yang menerima laporan langsung bergerak cepat. Melalui serangkaian penyelidikan, polisi berhasil melacak keberadaan pelaku hingga ke Surabaya. Saat ditangkap, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor hasil curian serta pipa besi yang digunakan untuk memukul korban. Rohan kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 479 ayat (1) dan ayat (2) huruf a KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Polisi mengimbau para pengemudi ojek online agar lebih waspada, terutama saat menerima pesanan pada malam hari atau di lokasi yang sepi. Selain itu, driver ojol disarankan untuk selalu berbagi lokasi dengan keluarga atau rekan saat menerima order yang mencurigakan. (*)