Bayi Laki-Laki Ditemukan di Tulungagung Resmi Jadi Anak Negara

BeritaHarianJatim.com, TULUNGAGUNG – Muhammad Zein Akbar Ibrahim, nama yang diberikan oleh perawat Puskesmas Pucanglaban kepada bayi laki-laki yang ditemukan warga di Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban, Tulungagung, kini berstatus anak negara. Bayi tersebut telah diserahkan ke Unit Pelaksana Teknis Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PPSAB) di Sidoarjo yang berada di bawah naungan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. Penyerahan dilakukan setelah pihak Dinas Sosial Tulungagung berkoordinasi dengan Dinsos Jatim.

Pekerja Sosial Dinas Sosial Tulungagung, Akrin Nur Huda, menjelaskan bahwa tim dari PPSAB Sidoarjo datang ke Tulungagung untuk melakukan pembahasan. Setelah itu, mereka bersama-sama menuju ke Puskesmas Pucanglaban untuk proses serah terima bayi beserta seluruh kelengkapan dokumen. Proses penyerahan disaksikan langsung oleh aparat kepolisian. Dokumen yang disertakan meliputi surat keterangan kelahiran, catatan kesehatan, serta riwayat imunisasi bayi.

“Selanjutnya bayi dibawa ke Sidoarjo untuk dilakukan penanganan lebih lanjut dan pemantauan kondisi kesehatannya,” imbuh Akrin, Jumat (29/5/2026). Saat ini, bayi tersebut akan menjalani masa perawatan sambil menunggu hasil penyelidikan kepolisian terkait orang tua kandungnya.

Terkait kemungkinan adopsi, Akrin menjelaskan bahwa sesuai prosedur, selama tiga bulan ke depan akan berlangsung masa publikasi. Tujuannya untuk memberi kesempatan kepada keluarga kandung jika suatu saat ditemukan. Apabila hingga batas waktu tersebut tidak ada pihak yang mengaku, maka dinas sosial akan membuka pintu bagi masyarakat yang berminat mengadopsi. Calon orang tua angkat dapat mendaftar secara daring melalui sistem administrasi PPSAB. Seluruh proses seleksi, termasuk pemeriksaan usia, masa pernikahan, hingga kondisi sosial ekonomi, akan dilakukan secara ketat oleh pihak PPSAB.

Sebelumnya, warga Desa Demuk digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki di sebuah warung pecel pada Rabu (20/6/2026) malam. Bayi tersebut langsung dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga kini, polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa orang tua yang membuang bayi malang tersebut. (*)