Kucing Mengeong Histeris di Gresik, Warga Temukan Ular Piton 3 Meter Mengintai di Dekat Tembok

BeritaHarianJatim.com, GRESIK – Sepulang dari melaksanakan salat di masjid, Yasmi sedang berjalan menuju rumahnya di Jalan Mayjen Sungkono 93, Gresik. Tiba-tiba, ia mendengar suara kucing yang mengeong keras dan tidak seperti biasanya. Rasa penasaran membuatnya mendekati sumber suara. Betapa kagetnya Yasmi saat melihat seekor ular piton sepanjang tiga meter berada di samping tembok. Sang ular nampak sedang mengintai kucing yang ketakutan di dekat lokasi.

Menyadari situasi yang sangat berbahaya, Yasmi tidak panik. Ia segera berbalik dan meminta bantuan kepada tetangganya bernama Heri yang kebetulan sedang berada di warung tidak jauh dari tempat kejadian. “Ularnya sangat besar, daripada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saya langsung meminta pertolongan ke tetangga,” ujar Yasmi, Selasa (26/5/2026). Heri pun sigap menghubungi Command Center 112 Gresik untuk melaporkan temuan tersebut. Laporan itu langsung diteruskan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) setempat.

Petugas Damkar Gresik yang menerima laporan segera mengerahkan tujuh personel ke lokasi. Begitu tiba, tim langsung melakukan pencarian untuk memastikan posisi pasti ular piton yang masih berkeliaran di sekitar pemukiman warga. Setelah menemukan target, proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Petugas tidak ingin ular tersebut melarikan diri atau bahkan membahayakan warga sekitar yang mulai berkerumun.

Teguh Priyanto, salah satu petugas Damkar Gresik, menjelaskan bahwa ular piton sepanjang tiga meter itu akhirnya berhasil ditangkap dan diamankan tanpa perlawanan berarti. Seluruh proses evakuasi berjalan lancar. Setelah memastikan ular aman, petugas melakukan koordinasi dan pendataan dengan warga sebelum akhirnya kembali ke pos untuk melanjutkan tugas rescue. Terkait dengan kejadian ini, Teguh mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kemunculan hewan liar, terutama pada musim tertentu dan di kawasan permukiman padat penduduk. (*)