Api Ludeskan Dua Rumah di Sawahan Surabaya, Nenek 72 Tahun dan Remaja SMP Tewas di Kamar Mandi
BeritaHarianJatim.com, SURABAYA – Malam Senin (25/5/2026) sekitar pukul 22.58 WIB, warga Jalan Bukit Molin, Sawahan, Surabaya, dikejutkan oleh kobaran api yang melahap dua bangunan rumah. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya yang tiba di lokasi mendapati api sudah membesar. Dua rumah dengan ukuran berbeda, satu unit rumah tingkat (3×12 meter) dan satu unit rumah tidak tingkat (8×12 meter), hangus terbakar.
Kepala DPKP Kota Surabaya, Laksita Rini, mengungkapkan bahwa api pokok baru berhasil dipadamkan pada pukul 23.39 WIB, sementara proses pembasahan selesai dini hari sekitar pukul 02.10 WIB. Empat orang menjadi korban dalam peristiwa ini. Dua di antaranya meninggal dunia, yakni Suamah (72) yang merupakan ibu kandung pemilik rumah, Dwi Priyo, serta Muhammad Azzam (14), seorang siswa SMPN 46 Surabaya. Keduanya ditemukan meninggal di dalam kamar mandi masing-masing, satu di lantai 1 dan satu di lantai 2.
Dua korban lainnya mengalami luka serius. Meiga Dita menderita luka robek di telapak tangan kanan, sedangkan Tiwuk Suryati mengalami dislokasi pada kaki kanan dan kiri. Pemilik rumah, Dwi Priyo, selamat namun kehilangan ibu dan anaknya. Selain itu, empat unit kendaraan bermotor yang terparkir di lantai satu rumah Dwi Priyo juga ikut dilalap api.
Laksita Rini menjelaskan bahwa petugas sempat mengalami kendala di lapangan karena akses jalan menuju lokasi tergolong sempit. Akibatnya, mobil pemadam berukuran besar tidak bisa masuk. Sebanyak 17 unit mobil pemadam akhirnya dikerahkan untuk mengatasi kebakaran. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik saat pengisian daya motor listrik di bengkel lantai satu rumah korban. “Untuk penyebab pasti kebakaran biar nanti rekan dari kepolisian. Namun dugaan sementara karena korsleting listrik,” tegas Laksita. (*)
