Tabrakan Bus dan Truk di Tol Gempol-Pasuruan, Belasan Penumpang Alami Luka Serius
BeritaHarianJatim.com, PASURUAN – Pagi yang cerah di ruas tol Gempol-Pasuruan berubah mencekam. Sebuah bus antarkota menabrak bagian belakang truk bermuatan pakan ternak pada Minggu (26/4/2026). Insiden ini menyebabkan belasan penumpang terluka parah dan memicu kepanikan luar biasa di lokasi kejadian.
Benturan keras terjadi di KM 807 Jalur A. Bodi depan bus ringsek parah hingga menjepit beberapa penumpang di baris terdepan. Petugas PJR Ditlantas Polda Jatim bersama pengelola jalan tol segera bergerak cepat. Mereka mengevakuasi korban yang masih terjebak di dalam kendaraan.
Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim, AKBP Hendrix Kusuma Wardhana, menjelaskan penyebab kecelakaan. “Kecelakaan ini terjadi diduga akibat pengemudi bus kurang menjaga jarak aman sehingga menabrak bagian belakang truk yang ada di lajur lambat,” ujarnya. Arus lalu lintas sempat merambat panjang selama proses evakuasi kendaraan ke bahu jalan.
Sebanyak lima orang penumpang menderita luka berat. Salah satu korban bahkan mengalami putus pada pergelangan kaki. Tim medis memberikan pertolongan pertama di lokasi sebelum merujuk para korban ke rumah sakit terdekat. Nama-nama korban luka berat adalah Andriyanto asal Tangerang, Dadan Hamdani dari Purwakarta, Rovelisda Radjagukguk asal Klaten, serta Nurwahyuni Lubis dan Aat Dasaroanta.
Selain kelima korban berat, tujuh penumpang lainnya juga mendapatkan perawatan medis akibat luka lecet dan trauma benturan. Mereka adalah Tandi, Susanti, Rosiah, Aswiyanto, Ismulyanto, Iin, dan Arifin Zainal. “Seluruh korban luka sudah dievakuasi ke RSUD Grati, sementara penumpang yang selamat telah diamankan ke lokasi yang lebih aman,” kata Hendrix.
Kronologi kejadian bermula saat bus yang melaju dari Tangerang menuju Denpasar mencoba mendahului kendaraan lain. Pengemudi mengambil lajur kiri secara mendadak. Namun di lajur tersebut terdapat truk bernomor polisi DK 8484 VO yang sedang melaju stabil. Tabrakan hebat pun tidak dapat dihindarkan. Pihak kepolisian telah mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti. Masyarakat diimbau selalu waspada dan menjaga jarak aman, terutama pengemudi transportasi umum. (*)
