Kronologi Avanza Tabrak Siswa MTsN 1 Bojonegoro Akhirnya Terungkap
BeritaHarianJatim.com, BOJONEGORO – Kronologi kecelakaan mobil Avanza yang menabrak puluhan siswa pramuka di MTsN 1 Bojonegoro pada Jumat (1/5/2026) pagi mulai terungkap. Seorang pembina pramuka yang berada di lokasi memberikan kesaksian langsung tentang gerakan setir pengemudi yang berulang kali membanting arah sebelum akhirnya menghantam barisan siswa.
Pembina pramuka bernama Nadif menceritakan bahwa mobil Avanza awalnya melaju menuju pintu gerbang sekolah. Diduga kendaraan tersebut hampir menabrak gawang, sehingga sopir membanting setir ke kanan. “Mobil itu awalnya mau menabrak gawang sekolah, lalu sopir banting ke kanan,” ujarnya saat ditemui di RS Bhayangkara Bojonegoro.
Setelah berbelok ke kanan, mobil sempat mengarah ke ruang kepala sekolah. Namun pengemudi kembali membanting setir, kali ini ke kiri. Keputusan itu justru membawa mobil menuju kerumunan puluhan siswa yang sedang berlatih pramuka. “Sudah mengarah ke ruang kepala sekolah, tapi tidak jadi. Kemudian dibanting ke kiri dan justru mengenai anak-anak yang sedang latihan pramuka,” jelas Nadif.
Saat kejadian, para siswa sedang berlatih tali-temali dengan posisi jongkok. Mereka tidak sempat menghindar karena posisi yang kurang menguntungkan. Di lokasi diperkirakan ada sekitar 80 siswa pramuka yang tengah mengikuti kegiatan. Mobil baru berhenti setelah menghantam tiang bendera yang berada di tengah halaman sekolah. “Terakhir mobil menabrak tiang bendera dan berhenti. Posisi saya saat itu di belakang tiang bendera,” katanya.
Akibat insiden ini, sejumlah siswa mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan medis intensif. Peristiwa ini menyoroti aspek keamanan kendaraan proyek di area sekolah, mengingat mobil tersebut berkaitan dengan aktivitas pembangunan di lingkungan pendidikan. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan kelalaian pengemudi atau gangguan teknis pada kendaraan. (*)
