Wanita Ditemukan Tewas di Kos Jogoroto Jombang, Diduga Dianiaya Kakak Kandung

BeritaHarianJatim.com, JOMBANG – Seorang penghuni kos di Desa Jogoroto, Kabupaten Jombang, ditemukan meninggal dalam kondisi mengenaskan. Korban berinisial CH (47). Ia diduga menjadi korban penganiayaan oleh kakak kandungnya sendiri, SL (50). Keduanya tinggal sekamar di sebuah rumah kos yang baru mereka tempati sekitar dua minggu.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (12/6/2026) siang. CH memiliki sejumlah luka memar di tubuh, termasuk di bagian telinga. Petugas kepolisian baru bergerak pada Minggu (14/6/2026). Mereka memasang garis polisi di kamar kos dan bahkan di tempat pemakaman umum Dusun Pajaran, Desa Peterongan, tempat korban dimakamkan.

Ayu Sarifah (26), tetangga kos korban, menceritakan kronologi dugaan penganiayaan. Menurutnya, kekerasan bermula ketika SL hendak berangkat kerja. CH menolak ditinggal. Situasi memanas. Korban meminta uang dan diberi Rp5 ribu, tetapi ia tidak menerimanya. SL lalu memukuli CH dengan tangan kosong, membenturkan kepalanya ke tembok, dan memukulnya dengan gagang sapu. Setelah itu, SL menangis dan meminta tolong dengan alasan adiknya terpeleset di kamar mandi.

SL sempat mengatakan bahwa CH meninggal karena terpeleset. Namun, warga melihat kejanggalan dari luka lebam di tubuh korban. Meski terdapat bukti kekerasan, pihak keluarga menolak autopsi. Warga juga menyebut CH memiliki kondisi autis. Kedua bersaudara itu baru dua minggu menempati kos tersebut.

Kepolisian membenarkan adanya dugaan penganiayaan. Kapolsek Jogoroto AKP M Djulan mengatakan pihaknya hanya membantu proses awal di lapangan. Kasus ini kini ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Jombang. (*)