Peletakan Batu Pertama Jembatan Sirotol Mustaqim di Sampang
BeritaHarianJatim.com, SAMPANG – Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, menjadi lokasi dimulainya pembangunan sebuah jembatan yang dinanti-nanti warga setempat. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, secara langsung meresmikan proyek infrastruktur tersebut dengan melakukan peletakan batu pertama pada Minggu (24/5/2026). Jembatan itu diberi nama Ihdinas Sirotol Mustaqim.
Acara peresmian turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sampang, Mughni Musa, Wakapolres Sampang, serta jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Karang Penang. Tidak ketinggalan, warga sekitar juga ikut memadati lokasi untuk menyaksikan momen bersejarah tersebut.
Ketua PCM Karang Penang, R. Dhahibur Rahman Babmas, menyampaikan harapan besarnya agar jembatan ini bisa menjadi solusi atas kesulitan akses yang selama ini dialami warga. Ia menuturkan bahwa sebelumnya banyak masyarakat, terutama anak-anak sekolah, harus menyeberangi sungai dengan risiko tinggi. Bahkan, kata dia, sudah ada korban jiwa akibat kecelakaan di aliran sungai tersebut. “Semoga dengan adanya Pembangunan jembatan ini kejadian yang pernah terjadi tidak akan terulang kembali dan bisa memperlancar akses utamanya untuk anak-anak sekolah,” harapnya.
Lebih lanjut, Dhahibur menjelaskan bahwa jembatan yang akan dibangun bukanlah model gantung biasa. Konstruksinya masuk dalam kategori kelas 3C, sehingga jauh lebih kokoh dan diperkirakan mampu bertahan hingga puluhan tahun. Dari segi pendanaan, proyek ini mendapat sokongan dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. “Jembatan ini dirancang agar kuat digunakan kendaraan roda empat hingga kendaraan dengan kapasitas beban lebih besar dengan anggaran kisaran Rp800 juta,” tambahnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Menteri Abdul Mu’ti mengucap syukur atas dimulainya pembangunan tersebut. Menurutnya, infrastruktur penghubung antardusun seperti ini sangat krusial, terutama untuk mendukung mobilitas para pelajar yang setiap hari harus menyeberangi sungai demi mengakses pendidikan. “Tidak hanya itu, hal ini juga sejalan dengan arahan Presiden agar akses penghubung antar desa, terutama menuju fasilitas pendidikan, dapat terus dibangun. Semoga pembangunan jembatan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat luas khususnya warga sekitar,” tandasnya.
Dengan adanya jembatan Ihdinas Sirotol Mustaqim, diharapkan angka kecelakaan di lintasan sungai dapat ditekan, dan anak-anak sekolah pun bisa pergi belajar dengan lebih selamat dan nyaman. (*)
