Bersenjata Celurit dan Bondet, Kawanan Pencuri di SDN 01 Kalipang Pasuruan Gagal Beraksi

BeritaHarianJatim.com, PASURUAN – Pagi itu, suasana di depan SDN 01 Kalipang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, mendadak tegang. Sebuah upaya pencurian sepeda motor yang dilakukan oleh tiga orang kawanan gagal total. Satu pelaku tak berkutik setelah aksinya diketahui oleh para guru dan wali murid yang sedang sibuk dengan kegiatan pengiriman program Makan Bergizi Gratis (MBG). Keramaian pagi hari justru menjadi bumerang bagi pelaku.

Babinsa Koramil 05 Grati, Sersan Dua Johan Prayetno, menceritakan bahwa kejadian bermula saat seorang pelaku mencoba membawa kabur motor incaran. Namun warga dan guru yang ada di lokasi segera berteriak “maling”. Suasana sekolah yang tadinya tenang berubah menjadi hiruk-pikuk. Satu dari tiga pelaku berusaha kabur, tetapi nahas, sarung yang dikenakannya tersangkut sehingga gerakannya terhambat. Massa pun dengan cepat mengepung.

Pelaku yang terdesak berusaha melawan. “Saat berusaha diamankan, pelaku sempat mengeluarkan senjata tajam, namun beruntung dapat segera kami lumpuhkan,” ujar Sersan Dua Johan Prayetno pada Senin (11/5). Petugas yang kebetulan sedang mengawal kegiatan MBG di sekolah langsung bertindak. Mereka bersama warga berhasil melumpuhkan pelaku sebelum situasi semakin panas. Dari dalam tas pelaku, ditemukan barang berbahaya berupa sebilah celurit dan satu alat peledak jenis bondet.

Kehadiran petugas di lokasi menjadi faktor kunci. Tanpa kehadiran mereka, pelaku bisa saja melukai warga atau meledakkan bondet. “Kebetulan ada petugas yang sedang mengawal kegiatan sekolah sehingga pelaku langsung diamankan sebelum situasi semakin memanas,” kata Eko Budi Setyawan, salah seorang guru di SDN 01 Kalipang. Dua rekannya yang berhasil kabur ke arah utara kini masih dalam pengejaran.

Polisi yang tiba di lokasi segera menyita seluruh barang bukti. Pelaku diketahui merupakan warga Desa Plososari. Ia kini dibawa ke Mapolsek Grati untuk menjalani pemeriksaan intensif. Pihak kepolisian sedang memburu dua pelaku lain yang identitasnya sudah mulai teridentifikasi. Aksi gagal ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku kejahatan di wilayah Kecamatan Grati. Masyarakat diimbau tetap waspada dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan. (*)