Truk Hantam Sepeda Motor di Jombang, Dua Pelajar Asal Ploso Tewas di Lokasi Kejadian

BeritaHarianJatim.com, JOMBANG – Dua remaja berusia 16 tahun kehilangan nyawa dalam sebuah kecelakaan tragis di Jalan Raya Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang. Peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu (25/4/2026) dini hari, tepat sekitar pukul 00.40 WIB.

Kedua korban diketahui bernama Andre dan Candra. Mereka adalah warga Kecamatan Ploso. Keduanya masih berstatus pelajar. Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Vario 125 yang ditumpangi Andre dan Candra. Kendaraan lain yang terlibat adalah truk Mitsubishi Canter yang dikemudikan oleh Maulana (24), warga Pace, Nganjuk.

Menurut Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, kedua pelajar tersebut meninggal dunia di lokasi kejadian. “Dua pelajar tersebut meninggal dunia. Keduanya adalah Andre dan Candra. Mereka meninggal dalam kecelakaan di Jalan Raya Rejoagung Ploso Jombang,” ujar Siswanto.

Kejadian berawal saat sepeda motor yang dikendarai Andre dan Candra melaju dari arah barat menuju timur. Mereka diketahui sedang berkelompok bersama sejumlah teman lain yang juga mengendarai sepeda motor. Rombongan tersebut melaju dengan kecepatan tinggi sambil bergurau di jalan raya. Akibatnya, mereka memenuhi hampir seluruh jalur lalu lintas.

Di saat yang sama, truk Mitsubishi Canter yang dikemudikan Maulana datang dari arah timur menuju barat. Jarak antara kedua kendaraan sudah sangat dekat sehingga tabrakan tidak bisa dielakkan. Benturan keras pun terjadi. Kedua pengendara sepeda motor yang berada di posisi depan dan belakang langsung tewas di tempat.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Mereka juga meminta keterangan dari sejumlah saksi mata untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut. “Kami sudah melakukan olah TKP. Kami juga meminta keterangan sejumlah saksi. Penyebab pasti kecelakaan ini masih kita selidiki,” tambah Siswanto.

Sementara itu, pengemudi truk bernama Maulana dilaporkan tidak mengalami luka sedikit pun. Hingga saat ini, polisi terus mendalami kasus tersebut. Langkah penyelidikan dilakukan untuk mengetahui secara lengkap faktor penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa dua remaja tersebut. (*)