Rumah di Bangsal Mojokerto Terbakar Dini Hari, Korsleting Listrik Diduga Biang Kerok

BeritaHarianJatim.com, MOJOKERTO – Kebakaran melanda sebuah rumah milik warga bernama Adi di Dusun Mejoyo RT 08 RW 01, Desa Mejoyo, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, pada Kamis (28/5/2026) dini hari. Api pertama kali muncul sekitar pukul 01.00 WIB. Diduga kuat, sumber api berasal dari korsleting instalasi listrik di dalam rumah. Kobaran dengan cepat membesar dan melalap bangunan beserta seluruh perabotan yang ada di dalamnya.

Pemilik rumah yang mengetahui kejadian tersebut segera melapor ke perangkat desa setempat. Tak lama kemudian, laporan diteruskan ke petugas pemadam kebakaran. Komandan Pos 1 Mojoanyar BPBD Kabupaten Mojokerto, Sukamto, menjelaskan bahwa pihaknya langsung mengerahkan satu unit mobil pemadam ke lokasi begitu mendapat informasi dari masyarakat. “Begitu menerima laporan dari masyarakat, satu unit pemadam kebakaran BPBD Kabupaten Mojokerto langsung menuju lokasi untuk melakukan proses pemadaman dan pembasahan,” ungkapnya.

Dari keterangan warga di sekitar tempat kejadian, api pertama kali terlihat dari dalam rumah Adi. Dugaan sementara mengarah pada hubungan pendek arus listrik yang memercikkan api. Bangunan yang terbakar memiliki luas area terdampak sekitar 6 x 8 meter persegi. Meskipun kerusakan cukup parah, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. “Tidak ada korban, namun rumah berikut perabotan rumah tangga milik korban mengalami kerusakan cukup parah. Luas area yang terdampak kurang lebih 6 x 8 meter persegi. Untuk kerugian material masih dalam proses penghitungan,” jelas Sukamto.

Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam lebih. Petugas dibantu oleh personel kepolisian, anggota Koramil, serta warga sekitar. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 02.45 WIB setelah petugas melakukan pembasahan menyeluruh. “Dugaan sementara karena korsleting listrik, namun masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik, terutama pada malam hari, dengan rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing,” tegas Sukamto.

Pihak kepolisian masih terus mendalami penyebab pasti kebakaran. Sementara itu, kerugian material yang dialami korban masih dalam tahap penghitungan. Warga diimbau untuk lebih memperhatikan keamanan instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa terulang. (*)