Rio Akbar Juara di Banyuwangi BMX Supercross 2026, Komet Sukprasert Takluk

BeritaHarianJatim.com, BANYUWANGI – Sirkuit BMX Banyuwangi menjadi saksi persaingan sengit pada hari kedua ajang Banyuwangi BMX Supercross 2026, Minggu (28/6/2026). Pembalap tim nasional Indonesia, Rio Akbar, sukses merebut gelar juara kategori men elite setelah mengalahkan juara Asia asal Thailand, Komet Sukprasert. Kemenangan ini sekaligus mengawinkan gelar juara bagi Indonesia, karena sehari sebelumnya Amellya Nur Sifa sudah lebih dulu menjadi yang terbaik di kategori women elite.

Rio membalikkan hasil buruknya pada hari pertama yang hanya finis di posisi kelima. Pada final hari kedua, ia tampil konsisten dan mencatatkan waktu tercepat 43,110 detik. Keunggulan tipis atas Komet yang membukukan 43,304 detik menjadi bukti ketatnya persaingan. Posisi ketiga dan keempat juga direbut oleh pembalap Indonesia, Firman Chandra Alim dan Yussi Wakhidur Rizal.

Usai balapan, Rio mengungkapkan rasa syukur dan mengakui bahwa persaingan sangat berat. Menurutnya, kunci kemenangan terletak pada kemampuan menjaga ritme sejak start hingga finis. Trek Banyuwangi yang dikenal sebagai yang terpanjang di dunia menjadi tantangan tersendiri. Tidak hanya teknik, strategi mengatur stamina juga sangat menentukan. Rio menyebut pentingnya mengatur waktu istirahat, pemulihan, dan asupan karbohidrat agar tenaga tetap terjaga. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal karena trek ini menuntut pengaturan tenaga hingga akhir balapan.

Rio mengaku hampir selalu hadir dalam setiap edisi Banyuwangi BMX Supercross. Ia menilai kualitas trek dan kemampuan para rider nasional terus meningkat dari tahun ke tahun. Ia berharap para pembalap muda tetap semangat berlatih dan terus berkembang.

Sementara itu, Komet Sukprasert mengakui kelelahan menjadi faktor kegagalannya mempertahankan gelar. Meski kecewa, juara SEA Games 2025 itu tetap puas bisa naik podium. Ia menilai trek Banyuwangi sangat bagus dan menantang, sehingga ia harus berlatih lebih keras untuk kembali kompetitif.

Di kategori women elite, Amellya Nur Sifa keluar sebagai yang tercepat setelah mengungguli rider Thailand, Chutikan Kitwanitsathian. Hasil ini menjadi modal penting sebelum ia tampil di UCI BMX Racing World Championships di Brisbane, Australia. Amellya mengaku senang dan menyebut trek ini mengajarkannya untuk terus belajar mengatur tenaga.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengucapkan selamat kepada para pemenang. Ia berharap sirkuit berstandar Olimpiade ini tidak hanya memperkuat sport tourism, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet. Dengan adanya pembalap dari berbagai negara, atlet Indonesia mendapat pengalaman bertanding internasional tanpa harus ke luar negeri.

Balapan hari terakhir berlangsung dalam tensi tinggi. Final nomor Men Elite diwarnai insiden crash yang menyebabkan salah seorang pembalap terjatuh, namun perlombaan tetap berlanjut hingga garis finis.

Berikut hasil lengkap Banyuwangi BMX Supercross 2026 hari terakhir, Minggu (28/6/2026).

Men Elite

  1. Rio Akbar (Indonesia)

  2. Komet Sukprasert (Thailand)

  3. Firman Chandra Alim (Indonesia)

  4. Yussi Wakhidur Rizal (Indonesia)

  5. Muhammad Fattahillah (Indonesia)

Women Elite

  1. Amellya Nur Sifa (Indonesia)

  2. Chutikan Kitwanitsathian (Thailand)

Men Junior

  1. Muhammad Firmandhika Alhamzah (Indonesia)

  2. Muhammad Bagus Refansha (Indonesia)

  3. Fernando Van Persie Augusta (Indonesia)

Women Junior

  1. Balqis Humairah Aji Khairunnisa (Indonesia)

  2. Tara Alayna Weilin Bte Muhammad Khalid (Singapore)

  3. Karisya Milda (Indonesia)