Hong Myung-bo Lengser Usai Korea Selatan Gagal Lolos dari Fase Grup Piala Dunia 2026
BeritaHarianJatim.com, BOLA – Pelatih tim nasional Korea Selatan, Hong Myung-bo, mengumumkan pengunduran dirinya hanya sehari setelah perjalanan Taegeuk Warriors di Piala Dunia 2026 berakhir di babak penyisihan grup. Keputusan itu disampaikan dalam konferensi pers di Guadalajara, Meksiko, pada Minggu (29/6/2026) pagi waktu setempat. Langkah mundur tersebut datang di tengah gelombang kritik tajam terhadap performa tim, termasuk pernyataan dari Presiden Korea Selatan yang menyebut pelatih tidak mampu memenuhi harapan publik dan meminta evaluasi menyeluruh terhadap program tim nasional.
Korea Selatan mengakhiri perjuangan di Grup A dengan satu kemenangan dan dua kekalahan. Posisi ketiga di grup sebenarnya masih memberi harapan lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik, namun hasil dari grup lain tidak mendukung langkah mereka. Kegagalan ini menjadi kemunduran dibandingkan edisi 2022, ketika Korea Selatan berhasil lolos dari fase grup setelah mengalahkan Portugal secara dramatis sebelum akhirnya tersingkir di babak 16 besar oleh Brasil dengan skor 1-4. Pada turnamen kali ini, Korea Selatan memulai dengan kemenangan atas Republik Ceko, tetapi kemudian menelan dua kekalahan beruntun dari Meksiko dan Afrika Selatan.
Dalam pernyataannya, Hong menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pendukung sepak bola Korea Selatan. Ia mengakui bahwa menjadi pelatih kepala bukanlah keputusan mudah, namun sejak awal ia hanya fokus menjalankan tanggung jawab tanpa mencari alasan. Selama dua tahun terakhir, ia terus bertanya pada diri sendiri apakah setiap keputusan yang diambil adalah yang terbaik untuk sepak bola Korea. Mulai dari pemilihan pemain, program latihan, hingga strategi pertandingan, semuanya didasarkan pada keyakinan untuk kepentingan terbaik tim.
Hong menegaskan bahwa pelatih kepala memiliki tanggung jawab penuh atas hasil yang diraih tim. Ia tidak ingin memberi pembenaran atas kegagalan, melainkan bertanggung jawab. “Kami gagal memenuhi ekspektasi masyarakat Korea di Piala Dunia, dan seluruh tanggung jawab itu ada pada saya,” ujarnya. Pengunduran diri ini menjadi yang kedua bagi Hong Myung-bo setelah sebelumnya ia juga mundur usai memimpin Korea Selatan mencatat salah satu penampilan terburuk mereka pada Piala Dunia 2014. (*)
