Pria Jatuh ke Sungai Brangkal Mojokerto, Berhasil Diselamatkan dengan Luka di Kepala dan Tangan
BeritaHarianJatim.com, MOJOKERTO – Seorang laki-laki yang tidak membawa dokumen identitas apapun ditemukan jatuh ke aliran Sungai Brangkal di Dusun Kedungmaling, Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, pada Selasa dini hari (9/6/2026). Nasibnya masih beruntung karena berhasil dievakuasi dalam kondisi hidup meskipun mengalami cedera di sejumlah bagian tubuh.
Peristiwa nahas itu bermula sekitar pukul 01.00 WIB. Warga setempat melihat seorang pria sedang mengendarai sepeda angin tiba-tiba tercebur ke sungai bersama kendaraannya. Saksi mata yang melihat kejadian tersebut segera melaporkan keadaan darurat itu ke Pos Damkar Jabon yang berada di bawah koordinasi BPBD Kabupaten Mojokerto.
Tim gabungan pun segera dibentuk. Mereka terdiri dari personel BPBD Kabupaten Mojokerto, relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto, aparat Polsek dan Koramil setempat, anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Mojokerto, serta warga sekitar. Seluruh unsur bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penyelamatan.
Komandan Regu (Danru) Pos Damkar Jabon BPBD Kabupaten Mojokerto, Ahmad Yani, menjelaskan bahwa laporan masuk pada pukul 01.00 WIB dan tim langsung merespons. “Kami menerima laporan dari warga sekitar pukul 01.00 WIB terkait adanya seorang pria yang terjatuh ke aliran Sungai Brangkal bersama sepeda yang dibawanya. Tim segera ke lokasi untuk melakukan evakuasi,” ungkapnya.
Proses evakuasi berlangsung sekitar 40 menit. Baru pada pukul 01.40 WIB, korban berhasil diangkat dari sungai. Pada saat ditemukan, pria tersebut masih dalam keadaan sadar. Namun, tubuhnya tidak luput dari luka. Cedera tampak di bagian kepala dan tangan akibat benturan saat jatuh ke sungai.
“Saat ditemukan, korban masih hidup dan mengalami luka pada bagian tangan serta kepala. Korban tidak membawa identitas sehingga hingga saat ini masih belum diketahui identitasnya. Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” tambah Ahmad Yani.
Korban kemudian dilarikan ke RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk menjalani perawatan intensif. Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan pendataan dan penelusuran untuk mengungkap jati diri korban serta penyebab pasti pria tersebut bisa terjatuh ke aliran Sungai Brangkal.
BPBD Kabupaten Mojokerto mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk segera melapor ke petugas jika menemukan kondisi darurat atau kejadian yang berpotensi membahayakan jiwa. Langkah cepat ini penting agar penanganan dapat dilakukan secara tepat dan korban bisa segera tertolong. (*)
