Polisi Bekuk Pembunuh Gadis di Lumajang, Pelaku Sempat Buang Kayu dan Ponsel Korban
BeritaHarianJatim.com, LUMAJANG – Jenazah seorang gadis ditemukan tanpa busana di Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang. Polisi bergerak cepat dan menangkap pelaku dalam waktu kurang dari sehari. Ternyata, pembunuh korban adalah kekasihnya sendiri, seorang pemuda berinisial RA yang masih berusia 18 tahun. Peristiwa tragis itu terjadi pada Jumat (3/7/2026).
Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Ari Nuzul Aulia mengungkapkan bahwa pelaku ditangkap di kediamannya sendiri oleh tim Reskrim. “Untuk tersangka diamankan di rumahnya sendiri oleh tim Reskrim Polres Lumajang,” ujarnya di Mapolres Lumajang, Minggu (5/7/2026). Kasus ini terungkap setelah seorang tetangga korban melapor ke polisi.
Pelaku sempat berusaha mengelabui warga. Ia meminta bantuan tetangga untuk memeriksa keadaan korban. Tujuannya untuk menciptakan alibi agar tidak dicurigai. Namun, kepanikannya justru membuat kasus ini cepat terbongkar. “Jadi, terungkapnya ini karena pelaku masih khawatir, dia menyuruh saksi, saksi teman dari korban untuk mengecek korban. Nah, setelah ditemukan korban meninggal baru saksi ini melaporkan ke Polsek,” jelas Aulia.
Aksi keji pelaku dilakukan dengan sangat brutal. Ia memukul korban tiga kali menggunakan balok kayu. Setelah korban jatuh, pelaku mengikat leher dan membekap mulut korban menggunakan celana dan kain gorden. “Nah, di awalnya menggunakan kayu dipukul tiga kali. Setelah itu korban jatuh di samping lemari. Setelah itu baru disumpal mulutnya menggunakan sprei kain dan dicekik menggunakan celana jeans milik korban,” bebernya.
Untuk menghilangkan jejak, pelaku membuang barang bukti. Balok kayu yang digunakan untuk memukul dan ponsel korban dibuang di lokasi yang sulit dijangkau. “Alat bukti balok dibawa pelaku, hp juga dibawa dan di lempar jauh ke lokasi yang susah di akses,” ungkap Aulia. Polisi kini terus mendalami motif di balik pembunuhan ini dan memastikan pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya. (*)
