Pemuda 19 Tahun di Madiun Tewas Usai Motornya Oleng dan Menabrak Pohon
BeritaHarianJatim.com, MADIUN – Wahyu Akbar Marifatul Maruf (19), warga Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, ditemukan tewas di lokasi kecelakaan tunggal di Jalan Raya Karangrejo-Dungus, tepatnya di Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 04.50 WIB. Petugas dari Satlantas Polres Madiun yang tiba di tempat kejadian langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, Ipda Andika Cahyono, menerangkan bahwa berdasarkan rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi, korban mengendarai sepeda motor Honda GL bernomor polisi AE 3430 FE dari arah barat menuju timur. Saat melintas di TKP, kendaraan korban diduga berjalan beriringan dengan sepeda motor lain yang identitasnya masih misterius. Keduanya melaju dengan kecepatan tinggi sehingga diduga terjadi senggolan.
“Korban diduga berjalan beriringan dengan sepeda motor lain yang hingga saat ini belum diketahui identitasnya. Dari hasil penyelidikan sementara, dimungkinkan terjadi senggolan saat kedua kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi,” ujar Ipda Andika, Sabtu (30/5/2026). Petugas menemukan bekas goresan di aspal yang mengarah ke pohon di bahu jalan sebelah kanan. Temuan itu memperkuat dugaan bahwa motor korban sempat bersentuhan dengan kendaraan lain sebelum oleng keluar jalur.
Setelah kehilangan kendali, motor korban menabrak pohon di tepi jalan. Tubuh Wahyu terpental dan mengalami luka fatal. Ia meninggal dunia di lokasi kejadian. Kondisi lalu lintas saat itu relatif lancar, namun suasana masih gelap karena kecelakaan terjadi dini hari. Cuaca dilaporkan cerah.
Polisi telah mengamankan barang bukti dan memeriksa sejumlah saksi. Rekaman CCTV juga terus dianalisis untuk mengidentifikasi kendaraan lain yang diduga terlibat. “Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengidentifikasi kendaraan lain yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut,” pungkas Ipda Andika. (*)
