Dua Kasus Bunuh Diri di Jembatan Cangar, Dinas PUBM Jatim Percepat Pemasangan Pagar

BeritaHarianJatim.com, SURABAYA – Tragedi berulang di Jembatan Kembar Cangar, Kota Batu, memaksa Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Provinsi Jawa Timur mengambil langkah cepat. Sepanjang kurang dari satu bulan, dua orang tewas usai diduga melompat dari jembatan tersebut. Kini, pemasangan pagar pengaman akan segera direalisasikan.

Plt Sekretaris Dinas PU Bina Marga Jatim, Ir. Agus Hari Purnomo, ST., MT, menyatakan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. “Setiap kejadian menjadi pengingat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas dan keamanan infrastruktur jalan. Menanggapi kejadian ini, kami segera mengambil langkah strategis berupa percepatan pemasangan pagar pada jembatan,” katanya. Saat ini, proses telah memasuki tahap kalkulasi teknik struktur dengan target pelaksanaan fisik pada bulan Mei 2026.

Korban kedua ditemukan pada Kamis (23/4/2026) pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Jenazah pria berinisial DPW (24), warga Kecamatan Candipuro, Lumajang, berada di dasar jurang. Di bibir jembatan, polisi menemukan sandal dan satu unit sepeda motor yang diduga milik korban. Kasat Reskrim Polres Batu AKP Joko Suprianto membenarkan bahwa dugaan sementara mengarah pada bunuh diri.

Sebelumnya, pada 31 Maret 2026, tragedi serupa menimpa MMA (24), warga Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Mojokerto. Korban juga ditemukan tewas setelah diduga melompat dari jembatan yang sama. Kasus itu sempat viral karena beredar video korban sedang melamun di jembatan sebelum ditemukan meninggal. Polisi menyebut pola temuan barang bukti mirip: sepeda motor dan sandal ditinggalkan di atas jembatan.

Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur menyampaikan rasa simpati yang mendalam. “Kami mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kejadian yang terjadi di Jembatan Cangar akhir-akhir ini. Doa terbaik kami kirimkan untuk mendiang dan keluarga yang ditinggalkan,” tulis akun resmi @binamargajatim.

Dengan rencana pemasangan pagar, diharapkan tidak ada lagi korban jiwa akibat tindakan serupa di lokasi tersebut. (*)