Pemancing di Ngawi Kaget Lihat Pria 64 Tahun Terapung di Sungai Bengawan Madiun
BeritaHarianJatim.com, NGAWI – Seorang warga yang berniat memancing di Sungai Bengawan Madiun, Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, justru menemukan pemandangan mengerikan pada Senin pagi (25/5/2026). Di tepian sungai, sekitar pukul 07.15 WIB, ia melihat sesosok tubuh manusia mengapung dengan posisi tengkurap. Korban mengenakan kaos biru dan celana pendek.
Saksi bernama Sadiyanto mengaku terkejut dan berusaha mendekatkan tubuh korban ke pinggir menggunakan pancingnya, tetapi gagal. Ia kemudian segera melaporkan temuannya ke aparat kepolisian. Petugas Polsek Ngawi bersama tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pemadam kebakaran setempat langsung menuju lokasi. Evakuasi berlangsung dengan bantuan tali karena jenazah terperangkap di daerah berlumpur.
Begitu korban berhasil diangkat ke tempat yang lebih aman, polisi menemukan kartu tanda penduduk (KTP) di saku celananya. Identitas korban pun terungkap. Ia adalah Budi Harto (64), warga Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi. Tidak ada luka atau tanda kekerasan yang terlihat jelas pada tubuh korban.
Kapolsek Ngawi, AKP Jais Bintoro, menjelaskan bahwa pihaknya masih mendalami penyebab pasti kematian. Dugaan sementara, korban mungkin terpeleset di pinggir sungai kemudian hanyut dan tenggelam. “Kami menerima laporan dari warga kemudian datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban. Dari pemeriksaan ditemukan identitas korban berupa KTP. Untuk penyebab kematian masih dalam pendalaman,” kata AKP Jais Bintoro.
Sementara itu, Sadiyanto, saksi pertama, menuturkan bahwa niatnya memancing harus tertunda karena kejadian tak terduga ini. “Saya mau memancing, lalu melihat ada orang mengambang. Saya sempat mencoba mendekatkan ke pinggir menggunakan pancing, tetapi tidak berhasil, akhirnya saya lapor polisi,” ujarnya. Usai dievakuasi, jasad Budi Harto langsung dibawa ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk menjalani visum dan proses lebih lanjut. (*)
