Evakuasi Warga Gresik yang Tewas Jatuh ke Sumur Berlangsung Hampir Dua Jam

BeritaHarianJatim.com, GRESIK – Seorang warga Desa Wonokerto, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, bernama Farikhatun (50), dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam sumur. Peristiwa terjadi pada Selasa (21/4) saat korban hendak menuju kamar mandi. Proses evakuasi berlangsung hampir dua jam.

Kantor SAR Surabaya menerima laporan kejadian tersebut. Tim rescue langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Komandan Tim Rescue Kantor SAR Surabaya, Gani Wiratama, mengatakan setibanya di lokasi, tim melakukan asesmen dan menggali keterangan dari keluarga korban.

Hasil penelusuran menunjukkan bahwa korban diduga tenggelam. Kondisi sumur berisi air dengan kedalaman sekitar lima meter membuat korban tidak terlihat dari bibir sumur. “Korban tidak terlihat dari atas karena sumur berisi air. Kedalaman dari permukaan hingga dasar sekitar lima meter,” ujar Gani.

Dalam proses evakuasi, tim awalnya menurunkan alat pengait untuk menarik tubuh korban ke permukaan air. Setelah itu, seorang rescuer turun ke dalam sumur untuk memasang tali pengikat pada tubuh korban agar dapat diangkat menggunakan sistem lifting. “Alhamdulillah, saat pengait dimasukkan, tangan kiri dan kaki korban berhasil terkait dan tubuhnya bisa ditarik ke permukaan air. Selanjutnya rescuer turun dengan alat bantu pernapasan ke kedalaman sekitar 10 meter untuk memasang tali,” jelasnya.

Gani mengungkapkan bahwa proses evakuasi cukup sulit. Diameter sumur sangat sempit, hanya sekitar satu meter. Kondisi ini memaksa tim menggunakan alat bantu pernapasan serta ekstra kehati-hatian saat memasang tali pada tubuh korban.

Evakuasi memakan waktu sekitar 1 jam 45 menit hingga akhirnya korban berhasil dikeluarkan dari dalam sumur. “Namun, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dibawa ke rumah duka atas permintaan pihak keluarga,” pungkasnya. (*)