Kebakaran Pabrik Selotip Surabaya 15 Jam Baru Padam, 21 Unit Damkar Dikerahkan
BeritaHarianJatim.com, SURABAYA – Kebakaran hebat melanda pabrik selotip di kawasan Pergudangan Suri Mulia, Surabaya. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya mengerahkan 21 unit mobil pemadam dan lima unit rescue sejak awal kejadian. Api pokok baru berhasil dijinakkan pada Jumat dini hari pukul 04.10 WIB.
Kepala DPKP Surabaya Laksita Rini menjelaskan bahwa proses pemadaman berlangsung lebih dari 15 jam. “Api pokok baru bisa dipadamkan pada Jumat dini hari pukul 04.10 WIB, dan proses pembasahan hingga kondisi benar-benar aman selesai pada pukul 10.24 WIB,” kata Rini, Jumat (17/4).
Lamanya proses pemadaman disebabkan oleh banyaknya material mudah terbakar di dalam gudang. Api sempat cepat membesar dan sulit dikendalikan di area pergudangan. Meski demikian, tidak ada kendala berarti selama pemadaman. Petugas bekerja secara bergantian untuk menjaga stamina. “Kondisi petugas tidak ada masalah, mereka bekerja secara shift, sedangkan unit berjajar statis dan sebagian support ambil air,” ujarnya.
Selain 21 unit mobil damkar dan lima unit rescue, DPKP juga menerjunkan lima unit tambahan. Rinciannya: empat tangki dari Dinas Lingkungan Hidup dan satu ekskavator dari Dinas Pekerjaan Umum. Alat berat itu membantu penanganan material dan mempercepat suplai air. Kebakaran ini menghanguskan area sekitar 2.200 meter persegi dari total luas bangunan 2.600 meter persegi.
“Lamanya proses pemadaman dipengaruhi oleh kondisi material di dalam gudang serta upaya memastikan tidak ada titik api tersisa yang berpotensi menyala kembali,” ujar Rini.
Rini memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (*)
