Perempuan ODGJ Mengamuk di Ngawi, Laporan via Call Center 110 Langsung Ditindaklanjuti Polisi
BeritaHarianJatim.com, NGAWI – Seorang perempuan yang diduga mengalami gangguan kejiwaan membuat warga Dusun Pelemsili, Desa Pitu, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, ketakutan. Ia mengamuk pada Selasa sore (9/6/2026). Warga setempat segera melaporkan kejadian itu melalui layanan darurat kepolisian, Call Center 110. Laporan masuk sekitar pukul 17.15 WIB.
Personel Polsek Pitu yang dipimpin AKP Basuki Rakhmad langsung bergerak ke lokasi. Mereka tidak sendiri. Tim medis dari Puskesmas Pitu juga dikerahkan. Petugas mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis agar situasi tetap terkendali. Mereka juga ingin memastikan keselamatan warga sekaligus menenangkan perempuan yang mengamuk tersebut.
Setelah kondisi berhasil diredakan, perempuan itu dievakuasi dengan didampingi keluarganya. Ia dibawa ke Ruang Teratai RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan medis lebih lanjut. Sinergi antara polisi dan tenaga kesehatan menjadi kunci keberhasilan evakuasi ini. Pendekatan yang tidak represif dinilai penting untuk melindungi hak-hak pasien gangguan jiwa.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama menegaskan bahwa setiap laporan warga melalui Call Center 110 akan direspons cepat dan profesional. “Kami mengedepankan pendekatan humanis dan berkolaborasi dengan tenaga kesehatan agar yang bersangkutan mendapat penanganan tepat serta situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya, Rabu (10/6/2026).
Menurutnya, layanan Call Center 110 sangat penting bagi masyarakat untuk melaporkan berbagai kejadian darurat. Penanganan kasus ODGJ membutuhkan metode khusus, berbeda dengan penegakan hukum biasa. Komunikasi yang baik dan kerja sama dengan tenaga medis menjadi faktor utama untuk mencegah bahaya bagi diri sendiri maupun orang lain.
Setelah evakuasi selesai, personel Polsek Pitu kembali melaksanakan patroli harkamtibmas di wilayah Kecamatan Pitu. Mereka memastikan keamanan tetap terjaga pasca kejadian. Polres Ngawi berkomitmen terus mengoptimalkan Call Center 110 sebagai sarana pengaduan masyarakat yang cepat, responsif, dan humanis. Sinergi antara kepolisian, tenaga kesehatan, dan warga diharapkan mampu mempercepat penanganan darurat dan menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Ngawi.
