Home / News

Rabu, 28 September 2022 - 15:02 WIB

DPD LPM Pamekasan Mendesak Bupati Untuk Segera Menetapkan Tersangka Kasus Masuknya Tembakau Luar Madura Ke Pamekasan

Pamekasan, BeritaHarianJatim 28/09/2022.
Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (DPD-LPM) melakukan audensi ke ruang Komisi II DPRD Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Senin, (26/09/2022)
Dalam audensi itu ditemui langsung oleh ketua komisi II kasatreskrim polres pamekasan beserta jajarannya dan kasatpol PP serta perwakilan dari disperindag.

Herman felani selaku ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat ( LPM ). Menyampaikan sekaligus menanyakan kepada pemerintah kabupaten Pamekasan khususnya kepada Kasatpol PP selaku penegak Perda mengenai kasus pembakaran truk 15 September lalu terkait pelanggar perdanya karena pemicu kasus ini diduga berawal dari tidak efektifnya peraturan daerah ( perda ) dan tidak profesional nya Satpol PP dan Disperindag dalam menanggulangi masuknya tembakau luar Madura ke Pamekasan.

“Maksud kedatangan kami ini mempertanyakan sejauh mana pemerintah daerah memproses perkara pelanggaran Perda yang mengakibatkan terbakar nya truk dengan muatan tembakau luar Madura dan diduga kuat dilakukan oleh salah seorang kuasa pembeli pabrikan besar di Pamekasan.
pemerintah daerah Pamekasan dinilai sangat lambat karena sampai deti ini belum ada penjelasan resmi dari Pemda Pamekasan terkait siapa tersangkanya pelanggaran Perda tersebut. masalah pidana nya sudah jelas ada tersangkanya dan telah di tangani polres Pamekasan dan ada dua tersangka “ ungkap Herman felani Senin (26/09/2022)

Order Logo Murah
Baca Juga :  Dendam Kesumat Mengantarkan Pria 20 Tahun Ini Ke Ancaman maksimal Hukuman Mati

Kasatpol PP Pamekasan, Saiful menjelaskan bahwa Satpol-PP tidak melakukan penjagaan dan operasi dan tidak ada penjelasan kenapa tidak melakukan operasi atas kasus masuknya tembakau luar Madura ke Pamekasan terutama yang mengakibatkan tragedi pembakaran truk tersebut.

Baca Juga :  Perizinan Rokok Di Madura Mudah dan Gratis

Herman menambahkan bahwa dalam perkara ini Bupati Pamekasan semestinya menjadikan atensi untuk segera diungkap pelanggaran Perda yang dilakukan oleh oknum pengusaha tersebut karena bagaimanapun bupati Pamekasan harus bertanggung jawab karena penyebab terjadinya insiden itu disebabkan masyarakat sudah tidak percaya atas penegakan perda di bumi gerbang salam ini.

Sebenarnya saya berharap dalam Audensi tersebut pihak pengusaha hadir, walaupun kenyataannya pihak pengusaha tersebut tidak hadir Audensi ini. disisi lain Herman menilai bahwa masyarakat kecewa atas ketidak profesional nya bupati Pamekasan dalam tata niaga tembakau di Pamekasan. jika tersangka pelanggaran Perda tersebut tidak segera ditetapkan, jangan salah kan masyarakat akan turun jalan menuntut keadilan. tutupnya,!

Share :

Baca Juga

News

Aliansi Masyarakat Pamekasan (AMP) Bersama Polres Tuban Memburu Mafia Pupuk Asal Pamekasan

News

Berbagai Kasus Belum Tertangani, AMPPAS Terus Desak DPRD dan Bupati

News

BLT Buruh Tani dan Gudang Di Pamekasan Terancam Gagal.

News

Kantor Dispendukcapil Pamekasan akan dipindah ke Islamic Center

News

Sambut Ramadhan 1442 H, PWI Pamekasan Gelar Bazar Baju Bekas Layak Pakai Gratis

News

Korlap PSHT Ancam Duduki Mapolres Pamekasan Jika Proses Hukum Mandek

News

BOP TPQ Bermasalah, Benarkah Banyak TPQ Siluman di Pamekasan?

News

Kasatpol PP Sampang Bantah Tebang Pilih Dalam Penurunan Baleho”