Home / News

Sabtu, 21 Mei 2022 - 13:40 WIB

DPD.LPM Pamekasan, aktivis, praktisi hukum serta perwakilan media, mendatangi Bea Cukai Kediri Terkait Rokok Ilegal Di Pamekasan

PAMEKASAN, BeritaharianJatim. 21/5/2022.

Semakin massifnya peredaran rokok non cukai di Madura mendapat sorotan tajam dari berbagai kalangan, penangkapan 800 ribu batang rokok asal Madura oleh KPBC Tipe Madya Kediri direspon langsung oleh teman-teman Aktifis Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Pamekasan.

Herman Felani selaku Ketua LPM Pamekasan, bersama teman-teman aktivis, advokat dan Media beraudiensi dengan KPBC Kediri. Dalam audiensi tersebut, Pemeriksa Bea dan Cukai Ahli Pratama di unsur Penyelidikan, Bapak Hartoyo Mulyono menyambut baik kedatangan teman-teman LPM Pamekasan, beliau menyampaikan secara transparan hasil dari penyidikan yang telah dilakukan oleh KPBC Kediri.

Order Logo Murah

“Penangkapan dilakukan di tol trans Jawa pada Bus AKP Pahala Kencana, dengan perkiraan nominal sekitar 930 juta rupiah dari 800 ribu batang rokok non cukai berbagai merek yang diamankan diantaranya, guci,lois, flash, Anoa, dalil, dubai, HJS, x mild, New abs, aerox, ayla, gicu black, putera surya, surya glaxi, primer gold dan lain-lain. Adapun supir Bus dengan inisial R asal Magelang, statusnya masih saksi. ” ujar Hartoyo.

Beliau juga menyampaikan bahwa dari penangkapan tersebut, keseluruhannya adalah rokok non cukai asal Madura. Sedangkan proses penyidikan terus berlanjut sambil berkoordinasi secara informal dengan KPBC Madura.

Baca Juga :  DPD-LPM Kabupaten Pamekasan Mengapresiasi Deklarasi P4TM

“Penyidikan terus berlanjut, walaupun ada beberapa hal yang menyulitkan kami untuk mengungkap tabir besar dari mafia rokok non cukai ini. Sehingga kita berkoordinasi dengan Pemeriksa Ahli Pratama KPBC Madura, Bapak Ari Yusalam. Tapi komunikasi kita dengan KPBC Madura masih secara informal”. Ungkap Hartoyo.

Azif Mawardi Zein, sebagai salah seorang peserta Audiensi dari kalangan aktifis Pamekasan menyampaikan beberapa penekanan terkait pengungkapan kasus tersebut, agar KPBC Kediri bersikap profesional dan transparan.

“Kita berharap KPBC Kediri dapat berkoordinasi dengan KPBC Madura selaku tuan rumah dari keberadaan rokok non cukai hasil tangkapan tersebut, dan menyampaikan secara transparan setiap hasil dari penyidikan. Untuk dapatnya nanti, kasus ini bukan hanya melahirkan seorang tersangka, tapi juga dapat menjadi motivasi terhadap pengusaha rokok di Madura agar lebih produktif dan inovatif sehingga di Madura tidak ada lagi beredar rokok non cukai.” Kata Azif.

Adapun audiensi oleh teman-teman LPM, aktivis, advokat dan Media berlangsung kemarin, pada Kamis 19 Mei 2022 bertempat di ruang Perpustakaan KPBC Kediri. Audiensi tersebut digelar dari jam 14.00 sampai jam 16.30 WIB.

Baca Juga :  Dinilai Akan Meningkatkan Sumber Pendapatan, Sumber Migas Di Pademawu Akan Di Bor

Senada juga disampaikan oleh praktisi hukum Pamekasan yang juga hadir dalam kesempatan audensi tersebut. Abd.Kholis,S.H,MH
Menyapaikan akan terus mendalami dan mempelajari masalah beredarnya rokok ilegal Dimadura khususnya di kabupaten Pamekasan dengan berbagai macam modus.
“kami akan serius untuk bergerak memberantas rokok ilegal yang jelas-jelas masyarakat serta negara”
Keberadaan produsen rokok yang menjamur di madura memang membuka peluang kerja baru tapi disisi yang lain masyarakat perlu memahami bahwa jika keberadaan perusahaan rokok dimadura ini terus berkelanjutan tampa adanya pembinaan yang tepat dari Bea Cukai Madura dan Pemerintah daerah, maka akan lebih parah lagi kondisinya kedepan, baik dari segi kesehatan masyarakat yang kita tahu bahwa rokok ilegal tidak melalui uji laboratorium serta kerugian negara dari sektor Cukai rokok akan tambah besar nilai kerugian negara yang pada akhirnya masyarakat sendiri yang akan menjadi korban. dengan tegas Abd.Kholis.
(hf)

Share :

Baca Juga

News

Laporan Abd.Shomad,C.s Dianggap Bentuk Propaganda tak Berdasar

News

DPD-LPM Pamekasan Bertekad Akan Membawa Perkara Dugaan Mafia Rokok Ilegal Ke Dirjen Bea Cukai Pusat dan KPK.

News

Lagi-lagi, kinerja Polres Pamekasan diuji dalam persoalan Kasus Pupuk Subsidi.

News

Achmad Rofi’i, Bocah 10 Tahun Asal Pamekasan Madura, Mengidap Penyakit Liver dan Jantung Kini Butuh Uluran Tangan

Daerah

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Jembatan di Desa Palengaan laok Putus dan tebing setinggi 10 Meter Longsor

News

Para Korban Harun Suyitno, Ancam Akan Aksi Telanjang Didepan Kantor DPRD Pamekasan”

Daerah

KH. Miftahul Akhyar Lantik Pengurus PCNU Sumenep 2020-2025

News

PLT Bupati Lira Pamekasan Lantik Anggota LSM LIRA DPK Palengaan Pamekasan