Home / News

Minggu, 1 Mei 2022 - 11:22 WIB

Bea Cukai Madura dan Polres Pamekasan Diduga Telah Gagal Memberantas Para Mafia Rokok Ilegal di madura

 

PAMEKASAN, Beritaharianjatim. 1/05/2022.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) terbukti tidak mai-main menyoroti persoalan kinerja bea dan Cukai Madura terkait rokok ilegal serta mengawal ketat perkara penangkapan Rokok ilegal di Kediri dan Semarang yang diduga berasal dari madura.

Kali ini tim DPD-LPM Kabupaten Pamekasan telah menemukan Bukti-bukti baru adanya modus baru penjualan rokok ilegal asal madura yang diduga bea Cukai Madura dan pihak kepolisian Pamekasan telah sengaja melakukan pembiaran atas modus tersebut, kalau memang ada upaya serius dari bea Cukai Madura dan Polres Pamekasan untuk memberantas para Mafia rokok ilegal ini, kami pikir hal tersebut mudah dilakukan dengan melacak akun sosmed para pelaku yang mana selama ini sudah menjadi rahasia umum. Tinggal saat ini ada kemauan bea Cukai dan kepolisian atau tidak untuk menindak para Mafia tersebut.

Order Logo Murah
Baca Juga :  Kades Muda Inspiratif Kelahiran Sampang

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Herman Felani selaku ketua DPD LPM Kabupaten Pamekasan,
Bagaimana bea Cukai Madura akan membina secara baik para produsen Jika praktek-praktek tersebut diduga Sengaja dibiarkan. Tentunya praktek tersebut merugikan uang negara serta masyarakat.

Herman berharap bea Cukai Madura dan kepolisian Pamekasan segara mengevaluasi kinerjanya dan pimpinan dua lembaga Terhormat ini harus bertanggung jawab kepada masyarakat. Tegasnya”

Dikesempatan yang lain ketika bea cuka madura di soal adanya rokok salah tempel pita Cukai, dimana dalam hal tersebut rokok SKM terbukti memakai pita cukai SKT dan kami waktu itu membawa barang buktinya. Namun dengan santai nya pihak bea Cukai menjawab itu kesalahan administrasi, sedangkan yang kami tahu produsen rokok tersebut sudah puluhan tahun berproduksi dan cashflow perusahaan nya sudah cukup besar dan sepantasnya produsen tersebut membayar pajak dengan memakai pita cukai yang benar karena pajak pita cukai tersebut akhirnya kembali untuk rakyat, bisa melalui dana bagi hasil Cukai tembakau (DBHCT) ataupun melalui program pemerintah yang lain. Jika hal ini terus dibiarkan oleh Bea Cukai Madura berarti dapat diduga bea Cukai Madura membiarkan uang negara/rakyat dirampok oleh pengusaha nakal dan ini ada konsekuensi hukumnya. Hal ini tidak bisa dibiarkan terus menerus. Tutupnya!! ‘ (hf)

Share :

Baca Juga

News

Alpart Kantongi Temuan Baru Terkait Penggelapan Bantuan TPQ di Pamekasan

News

DPD-LPM Pamekasan dan Ormas Reng Bungkalatan Menuntut Kasatpol PP Menutup Permanen Tempat Karaoke Tidak Berizin Di Pamekasan

News

Memeriahkan HUT RI Ke 77 SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Menggelar Jalan -Jalan Santai (JSS) dan Berbagai Macam lomba.

News

BOP TPQ Bermasalah, Benarkah Banyak TPQ Siluman di Pamekasan?

News

Merespon Laporan Abdus Samad ,LHA PSHT Pamekasan: “Saya Laporkan Balik” !!!

News

DPC Peradi Pamekasan Gelar Rapat Kordinasi Perlindungan Anggota

News

Relawan Kopi JCC group Bagikan Nasi untuk Korban Banjir Pamekasan

News

Data KPM Bermasalah, Bantuan Pangan Non Tunai Bulan Maret Di Tunda