Truk Pengangkut Bata Ringan Terperosok ke Lahan Sawah di By Pass Mojokerto, Pengemudi Tersangkut di Kabin

BeritaHarianJatim.com, MOJOKERTO – Sebuah kendaraan berat berupa truk yang membawa muatan bata ringan keluar dari jalur aspal dan masuk ke area persawahan di Jalan By Pass Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, pada Selasa (9/6/2026). Akibat insiden tunggal itu, sang supir mengalami cedera dan sempat terjepit di dalam ruang kemudi.

Berdasarkan catatan di lapangan, truk dengan nomor polisi S 8195 WS memulai perjalanan dari daerah Brakaan, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, sekitar pukul 04.00 WIB. Kendaraan tersebut dipandu oleh Harianto (40) dengan seorang kenek bernama Khoirul Anam (40), keduanya warga Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. Tujuan mereka adalah Kota Surabaya.

Sekitar pukul 05.00 WIB, ketika melintas di depan Warung Lesehan Haji Pak Sholeh, tepatnya di Dusun Genengan, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, Mojokerto, truk mendadak keluar dari badan jalan dan meluncur ke sawah. Khoirul Anam, yang saat kejadian tertidur di dalam kabin, mengaku baru tersadar ketika kendaraan sudah meninggalkan aspal. “Saya sendiri tidak tahu persis penyebabnya karena saat itu sedang tidur,” ujarnya.

Begitu terbangun, ia merasakan truk sudah turun dari permukaan jalan. Tak lama kemudian, kendaraan itu menabrak sebuah papan reklame lalu terjun ke lahan persawahan dengan kedalaman sekitar 5 meter dari ketinggian jalan By Pass. Benturan yang keras mengakibatkan Khoirul terpental keluar dari truk. Sementara itu, Harianto, sang sopir, tidak bisa keluar karena kakinya tersangkut di bagian kabin yang ringsek.

“Setelah turun aspal, kemudian menabrak papan banner langsung terjun ke sawah. Saya langsung terlempar, sopir tidak dapat keluar karena kakinya terjepit di dalam kabin yang mengalami kerusakan. Alhamdulillah, saya tidak apa-apa, tidak ada yang luka dan sopir juga selamat,” jelas Khoirul.

Petugas dari Satuan Lalu Lintas Polres Mojokerto bersama relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto, potensi relawan, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto segera dikerahkan ke lokasi. Mereka bergotong royong mengevakuasi pengemudi yang masih terperangkap di dalam kabin yang penyok. Berkat kerja sama tim, Harianto akhirnya berhasil dikeluarkan dan segera mendapatkan perawatan medis.

Hingga berita ini diturunkan, tim Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto masih menyelidiki faktor penyebab pasti kecelakaan tunggal tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, meskipun kerugian materi diperkirakan cukup besar akibat kerusakan kendaraan dan muatan yang berserakan di sawah. (*)